Orgasme Laki-Laki

Orgasme laki-laki ditandai dengan kontraksi ritmis dari uretra, otot-otot di dasar penis, dan prostat. Cara yang paling umum untuk mencapai orgasme adalah dengan merangsang penis.

Ejakulasi semen biasanya terjadi melalui pembukaan uretra penis. Sebuah orgasme laki-laki biasanya berlangsung dari 4 sampai 10 detik. Setelah orgasme, laki-laki mengalami periode refraktori yang singkat di mana sel-sel saraf tidak dapat menanggapi rangsangan tambahan. Orgasme berikutnya tidak dapat terjadi selama periode refraktori.

Orgasme tidak sama dengan ejakulasi, meskipun dalam kebanyakan kasus mereka terjadi hampir bersamaan. Ejakulasi dapat terjadi tanpa orgasme, seperti halnya orgasme dapat terjadi tanpa ejakulasi. Orgasme adalah pengalaman emosional dan fisik puncak, sedangkan ejakulasi hanyalah sebuah tindakan refleks yang terjadi pada bagian bawah tulang belakang dan mengakibatkan penyemprotan air mani. Beberapa pria mampu memisahkan kedua proses, sehingga mereka dapat mengalami orgasme berulang tanpa terjadi ejakulasi.

  • Iodium, Unsur Kelumit Berdaya Ungkit

    Oleh: Ina Kusrini dan Muhamad Arif Musoddaq )* Iodium. Mungkin anda pernah mendengarnya. Di bangku sekolah iodium merupakan unsur halogen, non logam yang berada di deretan no 7 tabel periodik mata pelajaran kimia. Untuk memudahkan dalam menghafalkan siswa bersama F (Fluor),…

  • 15 Pertanyaan HIV/AIDS Yang Wajib Anda Tahu

    Penyakit HIV AIDS di tahun ini semakin merajalela. HIV telah merenggut banyak sekali korban, mulai yang tua, muda, atau bahkan anak-anak. Hal ini mengindikasikan bahwa penyakit HIV memang sangatlah berbahaya. Selain HIV AIDS, ada beberapa penyakit lain yang juga harus diwasp…

  • Kebugaran Tidak Mengurangi Risiko Kematian Orang Gemuk

    Dampak buruk obesitas terhadap kesehatan tidak dapat diimbangi oleh kebugaran aerobik yang tinggi, menurut penelitian baru. Hal ini bertentangan dengan gagasan bahwa kebugaran aerobik dapat mengimbangi dampak kesehatan obesitas. Obesitas meningkatkan risiko sejumlah kondisi…