Oligohidramnion

Oligohidramnion adalah kondisi di mana cairan ketuban terlalu sedikit, yang didefinisikan sebagai indeks cairan amnion (AFI) di bawah persentil 5. Volume cairan ketuban meningkat selama masa kehamilan, dengan volume sekitar 30 ml pada 10 minggu kehamilan dan puncaknya sekitar 1 L di 34-36 minggu kehamilan.

Oligohidramnion biasanya dikaitkan dengan salah satu kondisi berikut:

  • Pecahnya membran ketuban.
  • Masalah kongenital tidak adanya jaringan ginjal fungsional atau uropati obstruktif seperti kondisi yang mencegah pembentukan urin atau masuknya urin ke dalam kantung ketuban dan malformasi saluran kemih janin.
  • Penurunan perfusi ginjal yang menyebabkan produksi urin berkurang.
  • Kehamilan post-term

Oligohidramnion adalah komplikasi pada sekitar 4,5% dari seluruh kehamilan, dan oligohidramnion berat adalah komplikasi pada 0,7% dari kehamilan.

  • Iodium, Unsur Kelumit Berdaya Ungkit

    Oleh: Ina Kusrini dan Muhamad Arif Musoddaq )* Iodium. Mungkin anda pernah mendengarnya. Di bangku sekolah iodium merupakan unsur halogen, non logam yang berada di deretan no 7 tabel periodik mata pelajaran kimia. Untuk memudahkan dalam menghafalkan siswa bersama F (Fluor),…

  • 15 Pertanyaan HIV/AIDS Yang Wajib Anda Tahu

    Penyakit HIV AIDS di tahun ini semakin merajalela. HIV telah merenggut banyak sekali korban, mulai yang tua, muda, atau bahkan anak-anak. Hal ini mengindikasikan bahwa penyakit HIV memang sangatlah berbahaya. Selain HIV AIDS, ada beberapa penyakit lain yang juga harus diwasp…

  • Kebugaran Tidak Mengurangi Risiko Kematian Orang Gemuk

    Dampak buruk obesitas terhadap kesehatan tidak dapat diimbangi oleh kebugaran aerobik yang tinggi, menurut penelitian baru. Hal ini bertentangan dengan gagasan bahwa kebugaran aerobik dapat mengimbangi dampak kesehatan obesitas. Obesitas meningkatkan risiko sejumlah kondisi…