Gangguan Orgasme Laki-Laki

Gangguan orgasme laki-laki adalah ketidakmampuan yang persisten atau berulang untuk mencapai orgasme meskipun melakukan kontak seksual lama. Kondisi ini adalah salah satu disfungsi seksual, bersama dengan ejakulasi dini, dispareunia, dan lainnya.

Individu yang terkena gangguan orgasme pria tidak dapat mengalami orgasme setelah fase eksitasi seksual yang normal. Mereka secara teratur dapat mengalami keterlambatan dalam orgasme, atau mungkin tidak dapat mengalami orgasme sama sekali.

Sensasi orgasme pada pria meliputi emisi diikuti dengan ejakulasi. Emisi merujuk pada sensasi akan hadirnya ejakulasi yang dihasilkan oleh kontraksi kelenjar prostat, vesikula seminalis, dan uretra disertai dengan ketegangan otot umum, kontraksi perineum, dan penyodoran panggul. Orgasme diikuti oleh periode resolusi ditandai dengan perasaan relaksasi otot. Selama fase ini, orang mungkin tidak dapat menanggapi rangsangan seksual lebih lanjut, mengalami ereksi, dan orgasme untuk jangka waktu tertentu.

  • Iodium, Unsur Kelumit Berdaya Ungkit

    Oleh: Ina Kusrini dan Muhamad Arif Musoddaq )* Iodium. Mungkin anda pernah mendengarnya. Di bangku sekolah iodium merupakan unsur halogen, non logam yang berada di deretan no 7 tabel periodik mata pelajaran kimia. Untuk memudahkan dalam menghafalkan siswa bersama F (Fluor),…

  • 15 Pertanyaan HIV/AIDS Yang Wajib Anda Tahu

    Penyakit HIV AIDS di tahun ini semakin merajalela. HIV telah merenggut banyak sekali korban, mulai yang tua, muda, atau bahkan anak-anak. Hal ini mengindikasikan bahwa penyakit HIV memang sangatlah berbahaya. Selain HIV AIDS, ada beberapa penyakit lain yang juga harus diwasp…

  • Kebugaran Tidak Mengurangi Risiko Kematian Orang Gemuk

    Dampak buruk obesitas terhadap kesehatan tidak dapat diimbangi oleh kebugaran aerobik yang tinggi, menurut penelitian baru. Hal ini bertentangan dengan gagasan bahwa kebugaran aerobik dapat mengimbangi dampak kesehatan obesitas. Obesitas meningkatkan risiko sejumlah kondisi…