Gangguan Disintegratif Anak

Gangguan disintegratif anak (childhood disintegrative disorder) adalah gangguan kompleks yang mempengaruhi berbagai bidang perkembangan anak. Gangguan ini pertama kali dijelaskan oleh Thomas Heller, seorang pendidik Austria, pada tahun 1908. Kondisi ini ditandai dengan setidaknya dua tahun perkembangan normal, diikuti dengan hilangnya bahasa, keterampilan sosial, dan keterampilan motorik sebelum usia sepuluh. Nama lain untuk gangguan ini adalah sindrom Heller, demensia infantilis, dan disintegrasi psikosis.

  • No items.