Disentri Amoeba

Disentri amoeba (amoebiasis) adalah infeksi usus yang disebabkan oleh bakteri Entamoeba histolytica yang dapat menyebabkan diare parah. Serangan amoeba merusak dinding usus besar, menyebabkan pendarahan ulserasi. Gejala-gejala lainnya adalah:

  • Kram perut (kolik)
  • BAB menyakitkan (tenesmus)
  • Tinja berdarah dan berlendir yang sering berbau busuk.

Ada banyak spesies amoeba yang berbeda, tapi yang paling berbahaya adalah Entamoeba histolytica. Spesies ini dapat bersembunyi melalui dinding usus dan menyebar melalui aliran darah untuk menginfeksi organ lain, seperti hati, paru-paru dan otak. Entamoeba histolytica bisa eksis pada makanan dan minuman yang terkontaminasi dalam dua bentuk, sebagai amoeba bebas (dikenal sebagai tropozoit) dan sebagai kista yaitu kelompok amoeba yang dikelilingi oleh dinding pelindung, yang dikeluarkan dalam tinja manusia atau hewan.

Dalam jangka panjang, amoeba dapat membentuk kista besar dalam hati dan organ lainnya, yang terkadang hanya dapat ditemukan pada pemeriksaan oleh dokter untuk kondisi lain, misalnya penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

  • Apakah Urtikaria?

    Oleh: dr M. Patricia Dian P Utikaria atau masyarakat lebih mengenal dengan istilah biduran atau kaligata, merupakan penyakit kulit alergi yang sering kita jumpai. Urtikaria dapat terjadi pada semua umur, baik laki-laki maupun perempuan. Keluhannya pun bermacam-macam, seringk…

  • Nyamuk Lebih Suka Menggigit Orang Tertentu Dibandingkan yang Lain

    Sebagian orang sangat sering digigit nyamuk, sementara yang lain tidak terlalu dipedulikan mereka. Mengapa? Apakah karena perbedaan bau badan? Apakah karena apa yang mereka makan? Atau karena mereka memiliki “darah manis” yang disukai penyerang bersayap itu? Bebe…

  • Tomat Si Buah Cinta

    Oleh:¬†Ana Febriana, S.TP Hubungan intim antara suami istri kadangkala mengalami pasang surut yang tidak terduga. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan gairah dan stamina pria. Dari 61 penelitian terpisah disimpulkan bahwa rata-rata terjadi penurunan sebesar 42% pada j…