Depresi Post Partum

Depresi post partum atau depresi pasca melahirkan adalah perasaan gelisah, cemas, lelah dan tidak berharga yang dialami oleh sebagian wanita yang baru melahirkan. Para peneliti menduga bahwa perubahan kadar hormon selama dan setelah kehamilan mungkin menjadi penyebab depresi post partum.

Banyak ibu baru yang merasa senang dan sedih berganti-ganti dalam waktu singkat. Jika Anda merasa lebih baik setelah seminggu atau lebih, Anda mungkin hanya memiliki apa yang disebut baby blues. Jika Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk merasa lebih baik, Anda mungkin mengalami depresi pasca melahirkan. Berbeda dengan baby blues, depresi post partum tidak hilang dengan cepat. Pada kasus yang sangat jarang, depresi ini bisa berkembang menjadi lebih serius sehingga penderitanya berhenti makan, sulit tidur dan menjadi panik atau paranoid. Wanita dengan kondisi ini biasanya perlu dirawat di rumah sakit.

  • Iodium, Unsur Kelumit Berdaya Ungkit

    Oleh: Ina Kusrini dan Muhamad Arif Musoddaq )* Iodium. Mungkin anda pernah mendengarnya. Di bangku sekolah iodium merupakan unsur halogen, non logam yang berada di deretan no 7 tabel periodik mata pelajaran kimia. Untuk memudahkan dalam menghafalkan siswa bersama F (Fluor),…

  • 15 Pertanyaan HIV/AIDS Yang Wajib Anda Tahu

    Penyakit HIV AIDS di tahun ini semakin merajalela. HIV telah merenggut banyak sekali korban, mulai yang tua, muda, atau bahkan anak-anak. Hal ini mengindikasikan bahwa penyakit HIV memang sangatlah berbahaya. Selain HIV AIDS, ada beberapa penyakit lain yang juga harus diwasp…

  • Kebugaran Tidak Mengurangi Risiko Kematian Orang Gemuk

    Dampak buruk obesitas terhadap kesehatan tidak dapat diimbangi oleh kebugaran aerobik yang tinggi, menurut penelitian baru. Hal ini bertentangan dengan gagasan bahwa kebugaran aerobik dapat mengimbangi dampak kesehatan obesitas. Obesitas meningkatkan risiko sejumlah kondisi…